Di Balik Hujan
Karya: Hanna SiregarDari luar rumahku tampak teduh,
seolah tak pernah mengenal badai.
Namun di balik pintu yang tertutup rapat,
hujan turun tanpa henti di dalam hati.
Petir datang membawa kata-kata yang melukai,
angin menghempaskan mimpi yang pernah kurangkai.
Harapan yang dulu tumbuh perlahan,
kini hanyut bersama derasnya air.
Di tengah langit yang terus menggelap,
masih ada tangan yang rela menjadi payung,
berdiri di depanku agar aku tak runtuh.
Aku memang basah oleh luka,
tetapi belum berhenti melangkah.
Sebab aku percaya,
bahkan hujan paling deras pun
tak akan selamanya tinggal di langit.
Sirihit-rihit,13 juni 2026