Air Mata di Balik Hujan
Karya: Haniz NafiyaniLangit kelabu mulai membentang luas,
Desir angin mulai berbisik,
Membawa sejuk yang melepas gersang,
Daun-daunan kering pun beterbangan.
Rintik-rintik hujan menemani sepi hati,
Membasahi tanah yang telah lama kering,
Aroma tanah basah mulai tercium wangi,
Mengingat kembali kenangan yang lama tersembunyi.
Hujan adalah tempat menyembunyikan air mata,
Ketika menangis di bawah rintikan hujan,
Di saat itulah hujan mulai menenangkan jiwa,
Menyembuhkan luka yang telah lama dipendam.
Langit yang mendung kini mulai berganti,
Menyisakan aroma tanah yang harum mewangi,
Hujan telah usai membasahi bumi,
Bersiap menyambut esok yang cerah kembali.
Bekasi, 15 Juni 2026