Hujan Yang Tidak Pulang
Karya: CANNI DINDA YANTI LAOLIHujan datang tanpa suara,
namun mampu membuat seluruh dunia mendengarkan.
Ia jatuh satu per satu,
seperti mimpi yang pernah patah di tengah jalan.
Orang-orang berlari menghindarinya,
sedangkan tanah membuka pelukan dengan bahagia.
Saat itulah aku mengerti,
tidak semua yang datang dari langit harus ditakuti.
Hujan mengajarkanku tentang ketulusan;
ia memberi kehidupan kepada daun, sungai, dan bunga,
lalu pergi tanpa membawa pujian apa pun.
Maka ketika rintiknya menyentuh wajahku,
aku tidak lagi melihatnya sebagai cuaca.
Aku melihatnya sebagai pesan:
bahwa setelah langit menangis dengan segenap kekuatannya,
selalu ada pelangi yang belajar tersenyum.
Hiliweto, 18 Juni 2026