Hujan, aku ingin menjadi awan
Karya: Aura Auliya Rahimrintik-rintik tetesan air jatuh membasahi tanah.
membuat langkah terhenti sambil kepala mengadah ke atas.
langit yang tadinya cerah kini gelap dan suram.
kau tahu hujan?
setiap kali netra ini melihatmu, ketenangan selalu datang padaku.
diri ini selalu gelisah, seakan-akan ingin lari dari dunia.
tapi, ketika kau turun kurasakan rasa itu perlahan-lahan menghilang seolah tak pernah ada.
kau tahu hujan?
pernah terlintas dalam benak ini, jika aku dilahirkan kembali.
aku tak pernah akan mau menjadi manusia dan memilih menjadi awan di langit.
jika kau perhatikan lihatlah awan itu, dia terlihat bebas bergerak dilangit.
aku yakin jika menjadi awan, diri ini tak perlu lagi merasakan rasa sakit.
selain itu, hujan dan awan bukankah terlihat dekat dari atas sana?
rasanya seperti kalian berteman dengan akrabnya.
Manado, 14 Juni 2026