Rintik yang bercerita
Karya: Andini DwiyantiHujan turun tanpa tergesa,
mengetuk kaca dengan cerita.
Langit yang tadi penuh suara,
kini tenang bersama udara.
Langit yang semula kelabu,
perlahan berubah menjadi teduh.
Dan di setiap tetes yang jatuh,
tersimpan cerita yang belum sepenuhnya utuh.
Aku diam memandang hujan,
membiarkan waktu berjalan pelan.
Sebab di balik rintik yang singgah,
ada tenang yang sulit dijelaskan.
Saat hujan mulai mereda,
langit kembali membuka warna.
Dan aku belajar dari setiap jedanya,
bahwa tenang kadang datang dengan sederhana.
Bandung, 30 juni 2026