Renjana Gerimis
Karya: Alysha AsiyentiRenjana tumbuh pada dinginnya malam,
gerimis bawa sebuah kisah kelam.
Bayangmu hadir saat lampu temaram,
rindu mengalir begitu sangat dalam.
Tiap rintik membasahi tanah kering,
suara angin malam terdengar nyaring.
Kenangan indah kini terasa asing,
membuat hati ini semakin pening.
Jejak langkahmu kini lama hilang,
menyisakan sepi datang berulang ulang.
Menatap langit kelabu kurang benderang,
menanti senyummu yang dahulu datang.
Namun jiwaku tetap berdiri teguh,
meskipun rasa ini perlahan rapuh.
Harapan indah tak akan melepuh,
biar waktu menghapus rasa jenuh.
Hujan sampaikan salamku pada sana,
katakan bahwa cinta tetap bermakna.
Bahagia menanti balik awan fana,
esok cerah kan datang penuh warna.
Loa Janan, 22 Juni 2026