Zasckia Febrianti
Rindu yang tertahan dekatDi antara langkah yang hampir bersisian,
aku menyimpan rindu yang tak sempat pulang.
Kita dekat, sedekat bayangan di bawah cahaya,
namun tak pernah benar-benar saling menggenggam.
Ada kata yang tertahan di ujung diam,
ada rasa yang memilih tinggal dalam hati.
Aku melihatmu, jelas, tanpa batas jarak,
tapi perasaan ini seperti terkurung waktu.
Seringkali aku ingin menyapa lebih dalam,
menyebut namamu dengan makna yang berbeda,
namun keberanian seakan luruh perlahan,
jatuh bersama harapan yang kupendam sendiri.
Rindu ini tidak pergi, hanya bersembunyi,
di sela tatap yang pura-pura biasa.
Kita tetap dekat, tetap saling tahu,
namun tak pernah benar-benar saling memiliki.
Tinondo,10 Desember 2025