Wixa Wahyu Nurpratama
"Terbuai Kepalsuan Cinta"Saat engkau menyanyikan lagu cinta untukku,
Hatiku menjadi berdebar-debar sangat kencang.
Pikiranku semakin terasa melayang-layang.
Seakan membawaku ke alam dimensi, dimana hanya ada ruang untuk kita berdua.
Engkau menancapkan panah asmara ke dalam hatiku,
Yang sangat sulit untuk tercabut.
Seakan akulah satu-satunya dambaan hatimu,
Yang di takdirkan untuk menjalin ikatan abadi denganmu.
Namun ketika sang waktu mulai perlahan menuntunku ,
Aku seperti terbangun dari mimpi panjangku.
Semuanya hanyalah rangkaian kata-kata dari tutur lisanmu,
Tanpa ketulusan yang tersirat dari kehendak hatimu.
Pacitan, 5 Mei 2026