Karya: Viska Yuliasari
Di bawah langit jingga.
Hamparan pasir putih yang menyapa.
deburan ombak yang datang silih berganti menerpa,
Membuat pecah kesunyian dengan irama magis.
Kita bagaikan pasir putih dan langit jingga.
Tidak dekat, tetap saling bersanding mewarnai dunia.
Kau bagaikan jingga yang memberikan senyuman abadi.
Merangkul dunia dengan cahaya semesta.
Hadirmu selalu membuat senyum di cakrawala.
Bibir lengkung dan mata berbinar membuat dusta,
Menyapa setiap fajar berganti petang,
Dan hilang tanpa kabar...
Hari demi hari,
Aku menunggu di semilir angin yang menari.
Berharap warna mu kini tampak,
Tapi apa daya jika semesta ta memihak.
Yang ku lihat hanya angan-angan omong kosong.
Kau tak pernah tampak melintas cakrawala.
Tetapi merpati surga membawa pesan;
“Aku jingga, dirimu dan aku akan tetap bersama walaupun dengan seribu jarak yang ada.”
Walaupun seribu jarak terlihat.
Aku bisa merasakannya,
Jiwa kita yang berdampingan,
Tidak bisa membuat semesta melerai.
Pekalongan, 21 Mei 2026