Syifa nur Fadilla
Dulu Tersenyum, Kini TermenungAku termenung dengan mata
yang berkaca-kaca.
Melihat foto-foto yang
terpajang di dinding.
Yang dulu bisa memeluk,
sekarang cuma bisa
melihat dari foto.
Mengenang momen yang
pernah dilalui bersama.
Rasanya seperti sakit yang tak terutarakan.
Jika semuanya bisa diulang
kembali, mungkin aku sudah
tersenyum gembira seperti dulu.
Kehilangan sosok ibu bukanlah
hal yang mudah bagiku.
Rasa iri terhadap teman-teman
lain menjadi saksi besar
bahwa kehilangan orang yang
kita cintai adalah luka yang tak pernah usai.
Prabumulih, 03 Mei 2026