Karya: Syahira Jauza Nugraha
Ada sesuatu di dalam kepalaku yang tetap mencintaimu, bahkan ketika ia tidak berjalan ke arah yang benar.
Aku menyimpan namamu
seperti bunga layu di dashboard mobil,
terjepit antara perjalanan yang tidak pernah pulang
dan cahaya yang enggan menetap.
Ada sesuatu dalam diriku
yang tidak pernah berjalan lurus—
ia berputar seperti lorong rumah sakit tanpa ujung,
mengulangmu di tempat yang tidak punya izin untuk mengingat.
Kadang aku tidak yakin apakah kamu benar-benar pernah ada, atau hanya cara pikiranku belajar mencintai kesepian.
Aku merasa kedekatan hanyalah cara tubuh berbohong
agar tidak merasa sendirian terlalu jujur.
Di dalam diriku,
aku membongkar kemungkinan-kemungkinan kecil
yang selalu gagal menjadi kita.
Dan jika ada sesuatu yang paling jujur dari jarak,
mungkin itu bukan perpisahan—
melainkan cara dua orang
saling tinggal di tubuh yang tidak pernah benar-benar disentuh.
Tangerang, 20 Mei 2026