Siti Nurhayati - pelajar
Pulang Pada SeberangPULANG PADA SEBERANG
Kita duduk di bangku yang sama,
Bahu nyaris bersentuhan.
Tapi matamu menatap jendela,
Aku menatap bayangan yang terlintas.
Tawamu masih ku pinjam tiap malam,
Untuk mengusir sepi di kamar.
Kau disini,tapi gema suaramu
Datang dari dasar sumur yang dalam.
Seperti bulan yang memeluk danau,
Hanya pantulan yang saling merindu.
Jarak kita bukan kilometer,
Tapi sekeping rahasia yang kau genggam erat.
Kita foto berdua, senyum sejajar yang sama.
Tapi,di bingkai itu ada retak yang samar.
Dekat di lensa,jauh di dada,
Kita kompak berpura-pura.
Kita dekat sedekat nadi di pergelangan,
Denyut mu masih kurasa bergetar.
Namun jauh sejauh doa yang tak terjawab
Aku memanggil mu,tetapi kau memilih pulang padanya.
________________________
kesimpulan: puisi ini tentang cinta bertepuk sebelah tangan dalam hubungan yang masih seolah berjalan.
Sukabumi, 2 Mei 2026