RAISYAH ARIFKA PUTRI JULIANI - Dua pundak, satu tujuan (Lirika 9)

📅 Mei 11, 2026

 RAISYAH ARIFKA PUTRI JULIANI

Dua pundak, satu tujuan


Di atas tanah yang retak oleh ego dan cuaca, Kita menanam benih dari sisa-sisa air mata, Bukan sekadar tangan yang saling menggenggam, Melainkan dua pundak yang sepakat untuk tidak karam.

Kita adalah sepasang sauh yang menghujam ke palung, Di tengah samudera yang riuhnya tak pernah urung, Kau bawa api, aku membawa kayu yang kering, Kita bangun perapian di tengah badai yang miring.

Tiada keberhasilan yang jatuh dari langit nirwana, Semua adalah peluh yang mengkristal jadi permata, Jika langkahmu goyah dalam ritme yang jemu, Napas karsaku akan menjadi penyangga di punggungmu.

Kita tidak sedang berlomba mencari garis finis, Tapi sedang merajut luka menjadi hikayat yang manis, Sebab perjuangan ini bukan tentang siapa yang paling kuat, Tapi tentang dua jiwa yang menolak untuk menjadi sekat.

Teruslah melangkah, meski jalannya berbatu dan pudar, Sebab di ujung lelah, ada fajar yang pasti berpijar.



Cimahi, 9 mei 2026