Karya: Nur Hasanah
Dikala aku bersua dan berbincang denganmu, aku melihat mata yang mengarah kepadaku, senyum paksa yang diberikan kepadaku sangatlah kaku
Setiap aku berada disampingmu, aku merasa kau ingin aku lenyap dan digantikan wanita pujaan yang selalu kau ingin bersamamu
Kini, aku tahu, akulah yang terlalu percaya diri merasa bahwa manusia yang memiliki senyum manis ini mencintai diri ini, namun naasnya di hatimu sedikit pun tak pernah ada namaku, di pikiranmu tak pernah ada bayangan diriku, kau hanya seperti patung menemani raga yang ingin dicintai olehmu ini.
Kini aku tersadar, raga yang selalu bersamaku, hatinya tidak akan pernah menjadi milikku
Panyabungan, 15 Mei 2026