Karya: Nazla Nur Silfa Putri
Sejak bertemu dengan dirimu, aku sadar tidak semua rumah dibangun dengan dinding.
Hari-hari yang dilalui seakan datang lalu pergi tanpa kendali.
Kadang aku sendiri tidak benar-benar mengerti apa yang sebenarnya terjadi, apalagi jika dirimu ada disini.
Kau pergi.
Tanpa salam, tanpa kabar, tanpa perpisahan. Sangat dekat namun jauh, bagaikan rumah tanpa pintu, bagaikan bulan dan juga laut.
Saling berpengaruh, tapi tak benar benar bisa bersama.
Kau adalah temanku, atau bisa ku katakan lebih? Terkadang aku tidak tau apa hubungan kita sebenarnya.
Tapi seperti kata mereka, penyesalan selalu datang terlambat.
Dan ketika rumahku akhirnya hancur, aku baru menyadarinya.
Aku kehilanganmu.
Bagai laut kehilangan perahu atau langit yang kehilangan biru.
Aku akhirnya paham, terkadang seseorang memang datang hanya untuk mengajarkan kehilangan
Jakarta, 13 Mei 2026