Lembaran Lama
Karya: Najwa AsyilahKita pernah menjadi tempat pulang
untuk satu sama lain,
saling melengkapi
bagai dua insan yang tak bisa berjarak.
Namun kini, semuanya berbeda.
Bisikan halusmu masih terdengar samar di telingaku,
senyum indahmu tetap seperti dulu,
juga tutur katamu yang tak berubah.
Kehadiranmu terasa ada,
hanya saja caramu memandangku tak lagi sama,
sebagaimana kau menatapku di kala itu.
Seolah tatapan hangatmu kemarin tak pernah ada.
Pada akhirnya aku mengerti,
cinta yang datang tak selalu menetap,
melainkan singgah
untuk menunjukkan makna cinta yang sebenarnya.
Aku tak akan memaksamu untuk kembali.
Biarlah lembaran lama kenangan kita tetap bersinar,
tak lekang oleh waktu.
Senang pernah menjadi rumah
satu sama lain.
Sangatta Utara, 12 Mei 2026