Sekat Tanpa Syarat
Karya: Nadhifa SyahdaKita duduk berhadapan,
menatap layar, mengejar bayangan.
Jemari menari di atas kaca gawai,
saat jiwa kita perlahan terurai.
Kau sedekat embun di ujung daun,
namun hatimu berkelana ke lain tahun.
Hanya ada sunyi yang menyela,
di antara riuhnya ketikan aksara.
Raga bertamu, tapi rasa tak bertatap,
kehangatan rumah mendadak lenyap.
Dunia meluas dalam genggaman,
sementara kita saling mengasingkan.
Dekat hanyalah ilusi jarak,
saat ego membuat kita berjarak.
Kita adalah dua kutub yang searah,
berdampingan, tapi tak pernah searah.
Padang, 18 Mei 2026