Ruang yang Selalu Diabadikan.
Karya: Khoirun NisaLangkahku terhenti,
di sebuah ruangan,
yang pernah menjadi saksi,
tentang kebersamaan kami.
Kucoba melangkah,
melihat lebih dalam.
Seakan rindu dengan suasana,
dan ingin mengingat memori lama.
Kami tidak seperti lainnya,
yang hanya mengejar sebuah angka.
Tapi, kami juga mengejar sebuah masa,
yang akan memberikan mahkota,
untuk orang tercinta.
Ayat-ayat suci kami lantunkan,
dengan semangat membara,
membakar tubuh yang bermalasan,
membuat suara kami memenuhi langit ruangan.
Meski sulit menghalangi,
menangis karena letih,
menghapus semangat di hati,
menghilangkan api dalam diri.
Tapi, kami saling menguatkan,
bagai besi yang bertautan,
berpegangan tanpa melepaskan,
seakan dapat membuat kami bertahan.
Sebuah seragam putih biru,
akan menjadi saksi bisu.
Dan aku selalu mengabadikan masa itu,
seperti bingkai yang takkan usang.
Jakarta, 14 Mei 2026