jarak yang tak terlihat
Karya: jelita marselaKita duduk di bangku yang sama,
menatap papan tulis dengan arah yang serupa,
tapi pikiran kita berjalan di tempat yang berbeda.
Namamu sering muncul di layar ponselku,
aktif, online, terlihat ada—
namun rasanya seperti membaca pesan dari kota lain.
Kita tertawa di waktu yang sama,
mengomentari hal yang sama,
tapi tak pernah benar-benar menyentuh makna yang sama.
Kau dekat, sejauh jarak pandang mata,
tapi jauh, sejauh isi kepala yang tak pernah saling singgah.
Ada jeda di antara obrolan ringan,
yang tak pernah cukup berani berubah jadi percakapan dalam.
Ada senyum yang kita bagi,
namun tak pernah sampai pada rasa yang kita pahami.
Barangkali, yang membuat kita jauh
bukan langkah kaki,
melainkan hati yang enggan membuka pintu.
Dan di antara riuh kelas,
aku belajar satu hal sederhana:
tidak semua yang terlihat dekat,
benar-benar bisa diraih.
Pekanbaru,19 mei 2026