Karya: DINDA AYA PUSPITA RANI
Dibawah cakrawala,
Saat Samasta engga beramah tamah dan gundah memaksa kita untuk menyerah.
Jagat seketika runtuh menjelma jelaga.
Menguji ketabahan dengan lara yang meraja.
Namun di balik dinding keluarga yang bersahaja, dekap hangat mereka selalu menjelma sauh utama.
Menjadi lentera saat arah tak lagi sama,membasuh letih ditengah takdir yang parau.
Lalu di sela perih, jemari sahabat saling bertautan, menjadi benteng kokoh, menghalau prahara ujian.
Kita tidak berdiri sendiri menantang malam yang sepi, ada pundak tulus yang siap menguatkan mimpi.
Biar badai menghempas kita ke palung, kita berjalan bersama, memecah masa yang kelam.
Yogyakarta, 21 Mei 2025