Karya: Dina Alfaizah
Kau seperti arutala yang dikaranya amerta,
datang lalu membawa harsa dalam atma-ku.
Nayanika itu beradu di lorong yang gelap,
tapi seolah anala membakar tali nadi kita.
Pada sunyanya nisha, aku bertanya pada indurasmi:
"Ke mana ia membawa ikatan kita?"
Harsa yang muncul sejak pertama kita bertemu,
sekarang seolah hilang ditelan cakrawala.
Wahai dayita...
Apakah ragamu akan hirap dari hadapanku?
Apakah kita saling menjalin seperti Tara dan Chandra?
Atau hanya seperti dua buku di rak yang sama?
Banda Aceh, 21 Mei 2026