AMBIVALEN
Karya: Anita Setiarsih, S.PdDalam senja yang terbentang, bunga tunduk terdiam
Meratapi nasib yang tengah dirasa
Awalnya semua akan terasa indah dalam bayang dan harap, ternyata tidak
Bunga yang kukira akan mekar di musimnya, ternyata layu sebelum berkembang.
Apakah memang seperti itu sikap kumbang?
Dengan rasa pongah menebarkan semerbak aroma cinta kepada setiap bunga di taman
Setelah berhasil mengisap madu, kumbang jalang terbang menghinggapi bunga yang ada di taman
Bukan hanya satu, puluhan bahkan ribuan
Namun entah mengapa, sikap manis nan rupawan kumbang terkadang mampu menggoyahkan bunga
Bunga yang begitu membenci kumbang, juga begitu menyayangi kumbang
Ah, seperti itukah bunga?
Rasa lebih mengalahkan logika
Sementara sang kumbang, sungguh tak pantas mendapatkan aroma cinta dan rasa yang disuguhkan.
Kuningan, 10 November 2021