Karya: Angela Maranatha Sibarani
Menitipkan tabuhan Gondang di dalam diri.
Namun langkahku mendadak di renggut sunyi, Saat tatapan asing mulai menghakimi.
Kelopak sipit mataku dicurigai, seolah aku adalah orang asing di sini.
Kulit kuning Langsat tanpa garis yang tegas,
Membuat kedekatan darah lekas lepas.
Mereka mengira jiwaku salah melintas,
Menaruh sekat jarak yang terasa culas.
Oh Tuhan, mengapa kelopak mata ini menjadi petaka?
Membuat darah Batakku layu tak diakui mereka.
Jagat Dewata, saksikanlah sekat Jarak yang menyiksa!
Aku terasing di rumah sendiri hanya karena rupa.
Tangerang Banten, 20 Juli 2023