SEDEKAT BAYANGAN, SEJAUH TAKDIR
Karya: Afika Risty RamadhanAku mengenalmu di antara sunyi malam,
hadirmu menetap seperti cahaya yang dalam.
Kita tertawa dalam cerita yang sama,
meski hatimu tak pernah benar-benar membaca rasa.
Aku tahu caramu menyembunyikan sedih,
namun aku tetap asing di arah yang kau pilih.
Dekatmu terasa seperti rumah untuk pulang,
tetapi aku sadar aku hanya tempat singgah yang hilang.
Sering kali aku ingin melupakan namamu,
tetapi rindu selalu kembali mengetuk hatiku.
Aku mencoba berjalan menjauh perlahan,
meski kenangan tentangmu terus tertinggal di ingatan.
Kini aku mengerti arti sebuah kehilangan,
bukan tentang pergi,
melainkan jarak yang dipaksakan.
Karena ada hati yang terasa begitu dekat,
namun takdir membuatnya tetap sulit digenggam erat.
kab. Bogor jawa barat, 18 mei 2026