Aditia Tampubolon
Kenangan Di Balik Jendela KotaDi sela gedung menjulang tinggi
Bayangmu menetap di tiap sudut sunyi
Gadis kota dengan senyum semanis madu
Kini hadir sebagai deru rindu
Dahulu aspal terasa begitu ringan
Kini trotoar menyimpan kenangan
Kota ini kehilangan pendar cahaya
Sejak kau pergi membawa bahagia
Kita meminum senja di kedai kopi
Membunuh sepi, menghidupkan hati
Kini bangku itu terasa begitu asing
Hanya memori yang terus berpusing
Kau dekat dalam ingatan sungguh erat
Namun raga terpisah jarak kian berat
Lampu jalanan mulai berpijar petang
Mencari binarmu yang tak kunjung datang
Taman kota tak lagi punya nada
Tanpa hadirmu, harmoni pun tiada
Aku terjebak dalam keramaian
Mencari sosokmu di sela kesunyian
Meski langit kita masihlah sama
Kau adalah rumah yang sulit kutuju
Biarlah sajak ini menjadi puisi teman rindu
Mengalun pelan di setiap detak kecil jantungku
Deli Serdang, 05 Mei 2026