ASA YANG SELALU TEGAR
Karya: NURKHAIRAHAku merenung menatap asa,
Gundah menahan air mata,
Meski gelora badai menerpa jiwa,
Namun diri ini tetap tegar menghadapinya.
Celaan datang tanpa pernah kita tahu,
Menggores luka batin yang membiru pilu,
Menyimpan seribu perih yang terbelenggu,
Menahan suara yang takut keluar dari bibirku.
Namun kini aku melangkah dan mencoba pulih,
Meninggalkan masa lalu yang terasa perih,
Menumbuhkan kembali asa yang sempat tersisih,
Dengan berani menghadapi fase hidup yang beralih.
Doa-doa tulus telah pasrah dipanjatkan,
Menerima takdir yang sudah digariskan,
Kini mulai tumbuh kekuatan dan kepercayaan,
Sedikit demi sedikit membawa perubahan.
Aku tak pernah menduga bisa sampai pada titik ini,
Di mana harapan lama bukan lagi sekedar mimpi di dalam sunyi,
Aku hanya berharap di kemudian hari,
Semua keindahan ini tak akan pernah pergi.
(Bima,18 Oktober 2026)