Teman yang tak pantas
Karya: Naufal aditya putraKau datang membawa janji manis persahabatan,
Namun menusuk diam‑diam saat aku rapuh terjatuh.
Aku ingin lepas, ingin menyerah pada luka ini,
Tetapi hatiku memilih bertahan meski perih terasa.
Bukan karena ingin tetap bersamamu selamanya,
Melainkan bertahan untuk menjaga diriku sendiri.
Ku tahan air mata, ku teguhkan langkah yang goyah,
Meskipun kau tak pantas lagi kusebut sahabat.
Aku bertahan untuk belajar membedakan tulus dan dusta,
Bertahan agar tak hilang keyakinan akan persahabatan sejati.
Meski harus melepaskanmu perlahan‑lahan,
Aku tetap bertahan menuju hari yang lebih damai.
Tegal, 4 November 2026