Bukan Tidak Ingin Menyerah, Hanya Belum Selesai Melangkah
Karya: Moh Miftahul KhoirotTidak semua yang patah harus menyerah, tidak semua yang terluka kehilangan arah. Ada jiwa yang tetap melangkah, meski langkahnya ditemani lelah.
Aku pernah ingin berhenti, ketika dunia seolah tidak lagi memberi ruang untuk berdiri. Namun, waktu mengajarkanku satu hal: bahwa badai tidak selamanya menetap, dan mendung tidak selalu menutup cahaya.
Bertahan bukan berarti tidak pernah menangis, bukan pula berpura-pura bahwa segalanya baik-baik saja. Bertahan adalah keberanian untuk tetap percaya, meski harapan berkali-kali hampir sirna.
Sebab, barangkali hidup bukan tentang siapa yang paling kuat berlari, melainkan siapa yang tetap melangkah ketika tak ada lagi yang berjanji akan menemani.
Surabaya, 04 November 2026