Bertahan

Karya: Lulu Fuadiah


Hembusan angin menerpa bara yang menyala,
namun tak sedikit pun ia padam.
Begitu pula jiwaku,
tak pernah terlintas untuk menyerah,
meski badai datang menerjang begitu dahsyat.

Aku bertahan...
Seperti bumi yang tetap berpijak,
meski gemuruh mengguncang,
meski riuh dan kehancuran datang silih berganti.
Aku tetap di sini,
memilih untuk bertahan.

Aku hanya diam membisu
saat kau terus bertanya,
"Mengapa?"

Haruskah aku menjelaskan segalanya?
Maaf,
tak semua hal mampu kuungkapkan,
tak semua rasa dapat kuterjemahkan
melalui kata-kata.

Sungguh luar biasa...
Pujian itu memang pantas disematkan
kepada mereka yang memilih bertahan.
Sebab, tidak semua insan
memiliki kekuatan untuk tetap berdiri
di tengah segala ujian kehidupan.




Sumedang, 29 Oktober 2026