Dunia Abu-Abu

Karya: Earlyn Pratiwi


Haruskah aku tetap bertahan,
di tengah riuhnya luka yang dunia berikan?

​Aku bingung,
kenapa dunia begitu senang melihatku terluka.

​Aku hanya hidup untuk diriku dan orang tuaku,
namun mengapa,
dunia menggores luka melalui manusia di dalamnya.

​Apa keberanianku tak cukup dinilai?
Atau dunia sengaja membuatku tak berdaya?

​Mungkin,
aku terlalu jahat untuk menerima kebaikan,
sehingga hanya kekalahan yang layak kuterima.

​Lalu aku harus apa?
Agar dunia berhenti membuat luka,
agar aku bisa terus hidup
dengan sisa luka yang aku punya.

​Karena ketika langkah itu mulai goyah,
aku hanya mampu berdoa,
semoga semua cepat memudar,
dan aku masih tetap di sana.


Baturaja, 01 November 2026