Kutukan Buana Membuka Epilog Kehidupan

Karya: Rhafizqa Nur Syarifah Syafna


Di bawah disrupsi zaman, buana menabur benih petaka.
Parasit membiak pesat, menebas antibodi milik semesta.
Cakrawala meredup dalam rengkuh lingkar nestapa.
Sementara, peradaban terbungkam dalam bongkahan kristal semu.

Metamorfosis insan menjelma dari beberapa keping keteguhan.
Menyusuri jejak kutukan demi melawan eksistensi angkasa.
Dalam ruang asing yang memuat entropi secara kompleks,
Nadi harapan menggema di puncak hidup menjelang punah.

Hingga senja membentangkan gerbang kefanaan,
Segala riuh perlahan luruh, hingga raga bertekuk lutut.
Epilog kehidupan terbuka di penghujung lautan merah,
Meninggalkan raga dalam persada yang berhias nisan.


Balikpapan, 18 Oktober 2026