DI BAWAH LANGIT YANG TAK PERNAH BERJANJI
Karya: MUHAMAD ALIFINLangit tak pernah berjanji menghadirkan fajar,
namun bumi tak menolak ketika hujan menyapa.
Di jalan sunyi yang dipenuhi kerikil,
kupeluk keyakinan di antara retak dan asa.
Waktu mengukir perih pada ingatan,
takdir membentangkan jalan penuh aral.
Namun, akar tak menuntut bumi berhenti berguncang,
ia menembus gelap demi menemukan pijakan.
Aku bukan karang yang abadi tanpa retak,
bukan samudra yang senantiasa tenang.
Aku hanya jiwa yang belajar tegak,
meski berkali-kali kehilangan arah pulang.
Biarlah mendung menyelimuti cakrawala,
biarlah angin menguji sisa keberanian.
Sebab bertahan bukan menaklukkan segala luka,
melainkan tetap tumbuh tanpa kehilangan tujuan.
Muna Barat, 29 Oktober 2026