Jangan Mati Dulu
Karya: Juanita Natasya Amelia PutriAku memeluk dada yang amat lejar,
menanggung derita beban kian terus mengejar.
Aku tersengal di dalam ruang sesak,
didera duka yang bertubi-tubi kian mendesak.
Aku memandang lambaian teguh sang karsa,
meski raga dihantam dahsyat marapalaya jua.
Aku berbisik pelan pada jiwa redup,
jangan mati dulu, tetap nyalakan hidup.
Aku bertahan tegar di lekuk ancala,
menatap surya terang sang penyembuh lara.
Aku terus melangkah berbekal arcapada,
menolak menyerah pada penderitaan dada.
Aku menggenggam erat sisa benih asmara,
menerjang terjang hebat penjelma amarah.
Aku merambat perlahan di jalan penuh laksana,
mencari jejak tempat tenang yang nirwana.
Aku merayap pelan menembus malam kelam,
menyimpan rahasia rasa paling dalam.
Aku terus berjalan melintasi batas samudera,
mencari cahaya benderang pelipur lara.
Aku menanti panggilan suci sang Dewata,
hingga Gusti merindu penuh di takhta.
Kediri, 17 Oktober 2026