sebatang mawar tak kunjung layu
Karya: gracenesia putriDi pagi hari tanpa suara sunyi dan membeku
terlihat kokoh sebatang mawar merah yang
merkah indah, kelopaknya bagaikan keindahan
yang tak kan pernah bisa berakhir
angin pagi berhembus membawa kesegaran
yang menerpa tubuh namun dengan
tegar sebatang mawar berduri tak kunjung berayun di atas
hembusan angin , duri yang tajam bagaikan belati menjaga
keangunan sang mawar di saat bunga bunga lain
gugur dalam pelukan musim ia tetap berdiri megah
dalam keabadian ,warna merahnya adalah simbol dari
cinta sejati dari dua sang kekasih yang rasa cinta tak
kan pernah pudar oleh sang masa meski banyaknya musim
yang terus berganti tahun yang terus berjalan
mawar merah ini abadi , hidup dalam jiwa
pontianak, 22 oktober 2026