Barangkali, Memang Bukan Aku

Karya: Aura Qinata Musolih


Aku pernah diam-diam berharap
namaku singgah di sela-sela doamu,
menjadi seseorang yang kau cari
di antara riuhnya dunia dan lelahmu.

Namun, rupanya aku terlalu jauh bermimpi.
Sebab di balik binar matamu yang kerap kunanti,
ada nama lain yang kau semogakan,
ada seseorang yang kauingini kehadirannya,

Lantas, apa yang harus kusesali?
Perasaan yang tumbuh tanpa permisi,
atau harapan yang kupelihara sendiri
hingga lupa bahwa tak semua ingin harus terjadi?

Maka, pergilah kepada bahagiamu.
Aku tak akan memintamu menoleh,
tak akan menyalahkanmu karena tak memilihku,
sebab kau tak pernah berutang cinta
atas segala rasa yang tumbuh dalam diriku.

Hanya saja, izinkan aku berduka
atas sebuah kemungkinan yang tak pernah ada;
atas kisah yang telah kutulis begitu indah
meski sejak awal,
aku satu-satunya yang membacanya.



Lahat, 30 Juli 2026