AKU BELUM SELESAI

Karya: ALESSA ROBINTANG SAMOSIR


AKU BELUM SELESAI

Pernah ada hari
ketika pintu-pintu menutup dirinya,
ketika namaku tak disebut
di antara mereka yang dipilih dunia.

Aku pulang membawa sunyi,
menyimpan kecewa di saku seragam,
sementara mimpiku berjalan tertatih
di jalan yang tak pernah benar-benar ramah.

Orang-orang menyebut kegagalan
seolah ia sebuah garis akhir.
Padahal, bukankah tanah yang diinjak
justru tempat benih belajar hadir?

Dengarlah, wahai waktu!
Aku memang pernah kalah,
tetapi kekalahan bukanlah nama
yang akan kutulis di batu nisan cita-cita.

Aku masih memiliki pagi,
sepasang kaki, dan keberanian
untuk menyusun kembali langkah
yang kemarin kehilangan arah.

Jika dunia berkata,
"Tempatmu bukan di sana,"
akan kubuktikan bahwa cakrawala
tak pernah memasang pagar
berdasarkan dari mana seseorang bermula.

Aku tak meminta jalan yang mudah.
Aku hanya ingin kesempatan
untuk menunjukkan kepada kehidupan
bahwa mimpi tak selalu tumbuh
di tanah yang paling subur.

Biarlah hari ini aku berjuang,
meski tepuk tangan belum terdengar.
Biarlah namaku belum dikenal,
meski cita-citaku telah menjulang.

Sebab aku bukan kisah
yang selesai pada satu kekalahan.

Aku adalah kalimat
yang masih mencari titiknya.

Dan hari ini,
dengan segala yang masih kupunya,
aku belum selesai.


Medan, 20 oktober 2026