Pelita di Meja Belajar

Karya: A.jezila afiana


Pelita di Meja Belajar

Malam merambat makin jauh ke dalam sunyi,
lampu meja menjadi satu-satunya saksi.
Tumpukan buku berdiri menantang lelah,
namun jemari ini menolak untuk berpasrah.


Kadang ragu menyusup membujuk menyerah,
membawa cemas saat jalan terasa terjal dan susah.
Rumus dan lembaran kertas seakan membisu,
menghimpit dada dengan rasa takut dan ragu.


Namun kubuka kembali kenangan di dalam dada,
tentang senyum hangat ibu dan keteguhan ayah.
Keringat mereka adalah pelita penerang jalan,
memberi daya agar aku tak berhenti di pertengahan.


Aku akan tetap bertahan di atas meja ini,
menembus gelap hingga fajar menyapa bumi.
Sebab mimpi yang terus kuperjuangkan,
tak 'kan kubiarkan padam di tengah jalan.


Lampung, 24 Oktober 2026