Merelakan tanpa melupakan

Karya: Ahmad



Selalu dan terus kubayangkan,
ketika kita menjadi satu, dari hati maupun tujuan.
Bersamamu ku tak lagi kesepian,
kujadikan tempat ternyaman untuk pulang.

Namun kini kusadari satu hal,
ketika kata pergi menjadi tujuan.
Bukan karena telah hilang perasaan,
melainkan ada yang tak bisa dipaksakan.

Melihatmu bahagia adalah keinginan,
meski bukan denganku yang selama ini mendambakan.
Aku ikhlas pernah menjadi bagian,
meski hanya sebentar memberi kebahagiaan.

Kelak, jika waktu mempertemukan kita kembali,
tak akan kuminta masa lalu terulang lagi.
Cukuplah kau menjadi bagian dari cerita,
yang mengajarkanku arti menerima.


Surabaya, 23 Oktober 2026