80 TAHUN

Karya: zaina putri wandira


Indonesia telah Merdeka 80 tahun yang lalu,
namun, luka yang terasa masih belum berlalu,
darah yang mengukir sejarah hingga mengusir
para penjajah.
80 tahun merah putih masih terus berkibar,
namun hukum masih belum juga benar.
Rakyat yang masih terasa lapar, dengan harapan
yang masih tegar. Pembangunan dibuat di
tengah riuh pasar dengan korupsi yang masih
terus mekar.
Pemilu datang dengan janji manis menyambut
rakyat, tapi nyatanya kita hanya diperalat. Hasil
alam dijual begitu cepat oleh tangan yang tidak
tepat. Tanah adat dijadikan kontrak ketat,
tenggelam dalam tawa pejabat.
Inilah kami__INDONESIA, negeri yang katanya
besar, tapi terlena dengan janji manis yang belum
tentu benar.
80 tahun lalu saat Indonesia masih terjajah, gunung,
lautan, dan hutan-hutan masih utuh, namun saat
merdeka semuanya runtuh.
Banyak anak negeri yang bekerja ke negara lain,
sampai lupa pulang ke tanah air. Tetapi mereka
bukan tidak cinta pada tanah air, melainkan
kecewa dengan para pemimpin.
Maafkan kami, wahai tanah air. Meskipun merah
putih berkibar bebas setiap hari,
nyatanya kami belum bisa menjagamu sepenuh
hati.


cianjur, 14 juni 2026