Anatomi Kompas Digital
Karya: Yasmin AureliaUtara melipat peluknya,
Selatan menyediakan sepasang lengan gigil.
Kau berdiri di titik nol—
menghitung sisa langkah
sebelum telapak kaki menjadi jarak.
Pergi adalah kata kerja paling sunyi.
Tanpa terompet pelepasan,
cukup ketukan sepatu beradu semen stasiun.
Kau mengira melangkah maju,
padahal hanya membelakangi rumah.
Kapan kepergian itu sah?
Apakah saat paspor diketuk cap imigrasi,
atau saat namamu dilepas dalam doa ibu?
Sering kali kita pergi sebagai orang asing,
membawa kunci lamayang tak akan pernah muat di pintu mana pun.
Kita tidak pernah benar-benar kembali,
hanya memperpanjang tali jangkar.
Pergi adalah selembar tiket satu arah;
dilempar takdir,
jatuh tepat di keningmu yang pasrah.
Bengkulu, 22 September 2026