RINDU YANG TAK PADAM.
Karya: Titin Sri NuraeniRindu terus membakar jiwa.
Air laut tak akan mampu memadamkannya.
Memandang langit kini tak sama lagi.
Tak ada lagi dirimu di sampingku yang hilang tanpa tapi.
Kuinjak tanah yang terasa begitu hambar.
Diri mencoba sejuta kali untuk tersadar.
Gundukan tanah indah itu menjadi rumah barumu.
Kau memilih pergi meninggalkanku sendiri di alam kelabu.
Tawa hangatnya telah benar-benar hilang,
Dan tak akan pernah bisa pulang.
Begitu pun ocehan khasnya tak akan lagi terdengar.
Kupaksa seuntai senyuman untuk tak lagi berakar.
Diri memandang sepeda tua yang terbengkalai,
Debu begitu tebal sebab diri ini lalai.
Merintih merindukan sore hari yang penuh tawa,
Menikmati indahnya kala tenggelam sang Surya.
Kini Alfatihah menjadi saksi,
Rasa cintaku tak pernah mati.
Lewat bunga ku selipkan doa,
Semoga kakek selalu mendapat ridho-Nya.
Cianjur, 29 September 2026