PERGI: Ketika Kehilangan Mengajarkan Cara Pulang

Karya: SITI HANA NUR ATIFA



Aku pergi bukan karena jalan telah habis,
melainkan karena aku terlalu lama menjadi rumah bagi pintu yang tak pernah terbuka.

Kutinggalkan suara-suara
yang membuat sunyi terasa seperti kesalahan,
dan penantian yang diam-diam mengikis namaku sendiri.

Pernah kutanya malam:
mengapa yang kucintai harus pergi?
Malam tidak menjawab.
Ia hanya menaruh sepi di telapak tanganku,
agar kupahami:
tidak semua kehilangan diciptakan untuk dikembalikan.

Maka kupungut diriku dari lantai kenangan.
Bukan untuk menjadi aku yang dahulu,
tetapi untuk menjadi seseorang
yang tidak lagi meminta dunia membuktikan bahwa dirinya berharga.

Kini aku tahu,
melepaskan bukan berarti kalah.
Ada yang harus pergi
agar hati berhenti berperang dengan takdir.

Dan jika langkahku tampak menjauh,
percayalah,
aku sedang mendekat:
kepada cahaya yang tertunda,
kepada sunyi,
kepada diriku,
kepada Allah.

Sebab barangkali,
pergi adalah nama lain
dari pulang.


Pandeglang, 29 September 2026