Setelah Kepergianmu
Karya: Silka HayatiDi bawah pohon itu, aku meratap sepi.
Dengan hembusan angin, mengisahkan kisah kita dulu yang bercanda di antara dua pohon yang memiliki celah.
Kau pergi, meninggalkan nestapa yang dalam, yang selalu terbuang di antara celah pohon itu.
Di balik celah pohon itu, kau selalu berbisik, “Cinta juga butuh ruang untuk tumbuh, entah itu aku ada di dekatmu atau jauh.”
Dekapan pohon itu mengingatkan
kisah kita yang sudah usai.
Namun, di antara jeda itu aku tumbuh,
tumbuh menjadi bunga yang indah, kuat, harum, dan terbungkus dedaunan hijau.
Kau pergi, memberiku ruang untuk bernapas, bahkan lebih layak lagi.
Di antara pohon itu, kau berbisik, “Aku pergi meninggalkan bunga yang akan terus hidup.”
Aceh, 7 September 2026