Air mata cinta, tak bisa di timba

Karya: sarni mahfiza


Diatas kertas putih yang sunyi,
Untuk mu kutuliskan bait-bait rindu ini
Setiap huruf adalah jejak
Menyimpan makna yang tak kan serak

Aku menangis di gelap nya malam
Sedangkan dia tertawa lepas di luar sana,
Tanpa tau apa yang terjadi kepada ku
Mengapa kau pergi sejauh itu
Tanpa berpamitan kepada ku

Apakah kau masih ingat kenangan kita besrsama?
Mustahil rasa nya jika kau tiba tiba lupa
Karena kau lah yang memulai semua nya

Bodoh rasa nya aku pernah mengenal laki laki seperti mu
Jika waktu bisa di putar kembali
Rasa nya aku tak ingin mengenal mu lagi
Tapi apalah daya semua nya telah terjadi


Kota garo, 18 September 2026