Melangkah Tanpa Jejak

Karya: Raisa Putri Ramadhani


Di ambang pintu yang mulai merapuh,
aku melipat seluruh kenangan dalam saku baju.
Matahari sore meredup, memberi isyarat perlahan,
bahwa menetap hanya akan memperpanjang kepedihan.

Aku memilih melangkah ke arah angin berembus,
meninggalkan bayang-bayang yang kian mengurus.
Bukan karena benci atau tak lagi peduli,
namun jalan kita telah bercabang sejak pagi.

Setiap jejak yang tertinggal di tanah basah,
adalah untaian doa agar kau tak lagi resah.
Jangan cari aku pada rintik hujan yang jatuh,
sebab aku telah menjelma angin yang menjauh.

Kepergian ini adalah cara terbaik merawat rasa,
membiarkan waktu menghapus segala air mata.
Aku pergi, membawa sepi yang paling sunyi,
mencari rumah baru di ujung cakrawala ini.


Palembang,18 September 2026