TITIK PERGI

Karya: QWINSHE MARIANGGA


dulu dia pergi dari tempat ini,
‎tanpa menoleh apa yang terjadi pada kami.

‎dia pergi tanpa sepatah kata,
‎tak pernah berpikir,
‎besok kami akan makan apa
‎jika dia tak ada.

‎dan kini, akulah yang menanggung beban itu,
‎memikul akibat dari seseorang
‎yang tak bertanggung jawab atas hak kami.

‎katanya, orang tua selalu sayang pada anak-anaknya.
‎lalu kami?
‎kami dicampakkan,
‎dibuang di jalanan,
‎dihina habis-habisan
‎oleh mereka yang punya segalanya.

‎mungkin nanti,
‎ketika engkau kembali saat kami telah sukses,
‎pintu itu akan tetap tertutup untukmu.

‎bukan karena benci,
‎tapi karena kecewa yang terlalu dalam.

‎rasa percaya itu sudah hilang,
‎punah, dan sirna.


Papua barat, 18 September 2026