Pada Hari Kau Memilih Pergi
Karya: Nasrina yulistia setiawanPada Hari Kau Memilih Pergi
Pada hari kau memilih pergi, langit berselendang kelabu,
awan yang sarat duka tiba-tiba menjelma hujan.
Aku berdiri di ambang pintu, menatap punggungmu yang perlahan menjauh,
seolah seluruh waktu ikut patah
di ujung langkahmu yang tak lagi menoleh.
Tak ada teriakan,
tak ada tangis yang pecah,
hanya sunyi yang merambat di sudut-sudut kamar, lalu menetap di ruang paling rapuh dalam dada.
Namamu masih bergema di dadaku,
kenangan bersamamu begitu indah,
berputar-putar di lorong ingatan
yang tak sempat kututup rapat.
Pada hari itu, aku belajar
bahwa kehilangan tak selalu datang dengan badai.
Kadang ia hadir pelan,
selembut senja yang turun,
namun meninggalkan gelap
bagi seseorang yang diam-diam memeluk luka, sambil belajar merelakanmu tanpa pernah benar-benar selesai.
Dan aku tetap berdiri di sana,
menjaga sisa jejakmu dalam doa yang kini tak bersuara lagi.
Tasikmalaya, 6 September 2026