Pelabuhan Rindu di Langit Senja
Karya: Mutiara Jamilatus SyavaraLangkahku adalah perahu kecil
yang menyusuri arus waktu panjang.
Setiap ombak adalah kenangan
menuntunku kembali ke dermaga hati.
Rumah menunggu seperti pohon tua,
akar doa menancap dalam tanah sabar.
Daunnya berbisik pada angin
Katanya "Datanglah, kau selalu ditunggu.”
Jalanan bagai benang cahaya
menjahit jarak dengan sabar.
Setiap tikungan adalah pelukan
membawa aku pada pangkuan damai.
Dan akhirnya, aku hanyalah burung lelah
yang kembali menemukan sarang di senja teduh.
Di sana waktu berhenti sejenak
membiarkan jiwa sepi kembali berakar.
Pamekasan, 13 September 2026