Rumah Yang Menunggu

Karya: Eugenia Febrina Neonbasu


Rumah Yang Menunggu
​Ketika jemu membelit jemari waktu,
dan langkah tertatih di antara rimba bising,
lengang hadir melukis resah yang membisu. berkelana mengejar bayangan yang kian memudar,
menyembunyikan luka di balik senyum yang getir.
​Kemarilah, pulanglah, dan lepas dahaga dirumah ini.
Rumah ini selalu menunggumu.
bangunan berdinding hangat yang memeluk dinginmu,
atap yang setia melindungimu dari riuh hujan ketakutanmu,
serta sarang lelap tempat tubuhmu beristirahat.
​Jangan lagi menantang badai seorang diri,
sebab layar yang terkoyak berhak menemukan jeda.
Rebahkan gelisah pada pangkuan kesunyian ini,
biarkan derita meluruh perlahan menjadi abu.
Di sini, di rumah ini,
kita tidak perlu berpura-pura tangguh.
Rumah ini ada, memelukmu tanpa syarat.


Kefamenanu,28 September 2026