PULANG DI TEMPAT YANG TAK BISA DIHINDARI
Karya: CHRISTIAN ALFRIDHO LUZIANO SILLAPULANG DI TEMPAT YANG TAK BISA DIHINDARI
Aku pulang bukan karena rindu telah selesai,
tapi karena di tanah asing, namaku tetap dipanggil-panggil.
Di kota, lampu-lampu terlalu terang,
orang-orang berjalan terlalu cepat,
dan tak ada yang menunggu
kecuali bayang Bapak di pintu dan Mama di tungku.
Aku kira pergi bisa menghapus,
ternyata mengembara hanya memperpanjang jalan kembali.
Jalan pulang masih berlubang sama,
pohon asam masih miring sama,
angin laut membawa garam yang sama;
hanya aku yang melangkah dengan saku penuh kalah.
Mama tidak tanya kenapa lama,
ia hanya menambah air di periuk, membesarkan api di tungku.
Bapak tidak tanya kapan pergi lagi,
ia hanya menggeser kursi dan menyeduh kopi hitam.
Akhirnya aku mengerti,
ada tempat yang tak bisa dihindari.
Bukan karena kita kalah,
tapi karena di situlah nama kita disimpan.
Kefamenanu 29 September 2026